Yuusha Isagi no Maou Hanashi - Chapter 8 Bahasa Indonesia

Mode gelap
Volume 1 Chapter 8 -  Permata Sihir Agung dan Teknik Terlarang.


Shirbenia berbicara dengan mata hampa dan tanpa emosi.


[Permata sihir terbuat dari sedikit kekuatan sihir yang meresap ke bumi dari mayat makhluk hidup. Jika itu masalahnya maka jika kita mengumpulkan mayat yang mempunyai kekuatan sihir di satu tempat dan dengan mengucapkan sihir penyinaran di atasnya. Kita kemudian dapat membuatnya dalam waktu yang cepat-no]


Dia terlihat seperti gadis yang masih bermain dengan bunga, tapi dia mengucapkan kata-kata seperti itu seperti dewa kematian.


[Jika kita membantai para petualang dan mengumpulkan mayat-mayat itu dan menjadikannya tumpukan dan menjejalkannya ke dalam kotak dan kemudian membiarkannya membusuk. Tentunya kita akan dapat membuat dua atau tiga permata sihir agung-no. Dengan demikian masalah berakhir dan dunia akan mendapatkan kedamaian sekali lagi dan kemudian Para Raja Iblis-sama* akan dengan senang hati kembali ke dunia mereka sendiri-no]

(TN : * = Isagi, Yankee, Shou, Megane)


Semua orang menjadi tenang.


Isagi, tidak bisa berkata apa-apa.


Dia tidak pernah memikirkan hal semacam itu.


Untuk membuat permata sihir agung dengan tangannya sendiri.


Tidak ada yang pernah berpikir tentang hal seperti itu yang dipikirkan ribuan tahun.


Itu karena tidak perlu melakukan hal semacam itu sejauh itu dan tidak ada yang perlu membuatnya.


Namun, sekarang setelah semua permata sihir habis, dia memikirkannya sebagai satu-satunya cara.


Siapa lagi di dunia ini kalau bukan gadis ini.


Axis summoner, Shirbenia.


Berapa banyak kegelapan yang dimiliki tubuh kecil itu.


Bahkan dengan mata Isagi, dia hampir tidak bisa melihatnya.


[Di dunia lain.]


Yankee membuka mulutnya.


[Kami menjadi Raja iblis, membunuh petualangan itu, dan kemudian dengan itu kami dapat kembali ke dunia kami sebelumnya. Apakah itu yang kau maksud. Benar?]


[Emm]


Ira mengangguk.


Tanya Shou dengan suara bergetar.


[Atau lebih tepatnya, itu berarti bahwa tidak ada cara lain untuk kembali ke dunia kita sebelumnya kecuali hal itu, kan ...?]


[... ...]


Shirbenia tidak mengatakan apa-apa lagi, tetapi setuju.


Suasana aneh datang.


Tepat ketika mereka tiba-tiba dipanggil ke dunia lain.


Mereka diberitahu bahwa mereka harus membunuh manusia lain agar mereka bisa kembali ke rumah*.
(TN : Jepang)


[Haha, aku terpukul... ... pembunuhan, heh ... ...]


Shou sudah tidak bisa tertawa lagi.


Dia menutup dan membuka tangannya beberapa kali.


Yankee menendang kursinya dan berdiri.


Sama seperti itu dia pergi menuju pintu keluar ruang makan.


[Kemana kau akan pergi?]


Ira datang menghalangi jalannya.


Dia memberitahu sambil meletakkan tangannya di dalam sakunya.


[Aku akan pergi ke ibukota kerajaan. Tidak apa-apa jika aku hanya membunuh para petualang itu dengan benar]


Dia mengatakannya tanpa ragu-ragu.
Bahkan untuk Isagi, itu sangat mengejutkan.


Ira menggelengkan kepalanya.


[Tidak mungkin untuk kau saat ini]


[A ~ ah]


[Para Raja Iblis-sama, masih belum melatih kekuatan mereka dengan baik dan benar]


[... ... Apa yang harus aku lakukan?]


Yankee melotot padanya.


Itu adalah fakta bahwa dia juga tidak dapat bereaksi terhadap sihir Shirbenia dari masa lalu.


[Jika kau punya kekuatan maka semuanya baik-baik saja]


Ira mengangkat tinju mengepal di depan yankee.


[Salah satu dari empat elemen teknik penghalusan dunia 『Sihir penyegelan』


Untuk kalian yang dipanggil di sini, mampu bertahan dalam hal ini.


[Hanya jika kau memiliki teknik terlarang, maka seharusnya kau tidak akan dikalahkan oleh seorang petualang biasa.]


Isagi menggenggam mata kirinya.


(Teknik Terlarang eh….…)


Segalanya sudah menjadi berbeda dari 20 tahun yang lalu.


Dia bertanya-tanya sejak kapan dunia berubah sebanyak ini.


Keempat unsur dunia adalah sihir terlarang.


Itu adalah kekuatan yang ditransmisikan ke dalam masing-masing Ras Demon, Ras Piril, ras Naga, dan kemudian ras Elf.


Kekuatan yang tidak layak untuk ras manusia, tidak pernah membiarkan mereka menggunakannya.


Tingkat kematian pengguna adalah 99,99%. jadi itu menjadi tabu*.
(TN: Terlarang)

Bahkan di tengah-tengah perang Kaisar Iblis, tidak ada seorang pun di kedua pasukan yang bisa menggunakannya.


Kecuali hanya dua orang.


Ini gila.


Tapi, untuk siapa yang bisa memegang itu sepenuhnya, dikatakan bahwa mereka akan dapat memperoleh kekuatan yang setara dengan Ras Divine.


Sekali lagi untuk Kaisar Iblis Anrimanyu, adalah pengguna teknik terlarang.


Karena 『Seal skill』, dia bisa mendapatkan kekuatan sihir yang luar biasa.


Apakah begitu.


Memang.


(Itu sebabnya, "Para Raja Iblis-sama", ya ... ...)


Awalnya untuk Raja Iblis adalah kata yang digunakan untuk Anrimanyu.


Gadis-gadis ini, mereka direncanakan untuk menjadi Anrimanyu.


Selanjutnya, empat dari mereka secara bersamaan - -


Itu karena ras iblis sudah terpojok sampai sejauh ini.


[Itu kekuatan. Demi hidup di dunia ini, kekuatan juga diperlukan kan? ]


Sementara Ira mengamati empat dari mereka.


Dia menampilkan kelancaran berbicara.


[Dunia macam apa yang Raja Iblis-sama tinggal. Aku tidak tahu tentang itu. Tapi, aku pikir itu pasti hukum yang dikembangkan dunia dengan kejujuran. Kalian semua memberikan bau kejujuran, tidak terkecuali Renzou-sama yang paling kasar di tempat ini. Itu pasti dunia yang diberkati, bahwa dunia kita tidak ada bedanya]


Mata Ira menikam mereka masing-masing.


Apa yang tinggal di mata itu, adalah kemarahan.


[Bagaimana dengan itu? Mendapatkan kekuatan luar biasa di dunia ini. Apa kau tidak ingin melakukan segalanya dan apapun yang kau suka. Aku tidak bisa sepenuhnya membujuk kalian seperti yang dilakukan Dyutyu-sama.
Tapi, selama kau hidup, harus ada insting yang tampaknya membara di dalam tubuh itu. Seharusnya ada ambisi yang tinggal di dalamnya.]


Gadis itu mencoba mengajukan banding.


Untuk jiwa anak laki-laki itu.


[Jika ada sesuatu yang kau inginkan, tanpa menahan, kau bisa merampoknya. Bahkan manusia,  uang, makanan, segalanya. Hal seperti itu sebagai manusia yang menjadi penghalang, tidak peduli berapa banyak yang kau bunuh. Tidak peduli apa pun yang kau lakukan, tidak ada orang yang bisa menemukan kesalahan di dalamnya.
Tidak ada orang yang bisa menghentikan kalian di tempat ini.]


Semua orang benar-benar terpesona, oleh kata-kata Ira.


[Jika ada wanita yang kau sukai, tidak apa-apa untuk merebutnya dan membuatnya menjadi milikmu.
Tidak apa-apa untuk merebut wanita tepat di depan pasangan tercintanya.
Tidak apa-apa untuk menjejalkan keinginan duniawi mu, kepada putri cantik mereka yang tidak tahu apa-apa. Tidak apa-apa untuk membunuh sesuka mu, merampok yang kau suka. Itulah arti menjadi Raja Iblis. Itulah kekuatannya. Sama seperti apa yang manusia lakukan pada saudara kita ... ...!] -


Yankee, Kacamata, Shou, Isagi.


Semua orang, merenungkan kata-kata dari Ira.


Ira yang bernafas kasar, akhirnya tampak lemah.


[... ... Bahkan jika kau ingin, kau bisa melakukan apa saja, kepada kami.
Itulah Raja Iblis dengan 『Skill Penyegelan』. Tidak mungkin kita bisa menolak ..
Jika kau ingin menurunkan status kami menjadi budak dan membuat kami melayani mu, kami akan tinggal.
Putri juga sudah memiliki tekad untuk itu]


Untuk bisa melakukan apa saja pada tubuh Dyutyu itu.


Saat ia membayangkannya sejenak, Isagi menepis keinginan dunianya.


Gadis-gadis ini memiliki ketetapan hati.


Maksud dari menginginkan kekuatan dari luar, seperti itu.


Mereka tidak peduli bahkan jika Raja Iblis menghancurkan masyarakat mereka.


Selama mereka mampu mengalahkan ras manusia.


Tidak.


Selama mereka mampu membalas dendam rekan-rekan mereka.


[Mengapa kita tidak mencobanya ya] - Yankee


Yankee tidak ragu-ragu.


Dari mana jantung yang kuat itu berasal?


Apa hal yang merangsangnya sejauh itu?


Yankee bahkan tidak takut tentang membunuh manusia.


[Berikan kekuatan itu padaku. Jika demi kembali ke duniaku sebelumnya, aku akan melakukan apa saja.] - Yankee


Yankee menyatakannya.


Apa yang dia tinggalkan di dunia realitas itu.


Ira membuka lebar matanya
dan kemudian dia diam-diam mulai berlutut di tempat itu.


[... ... Terima kasih] -Ira


[Jangan salah paham. Memanggil kami sesukamu. Aku juga marah pada kalian, kalian tahu] - Yankee


[Meski begitu itu tidak masalah]


[Juga kamu oi]


Yankee * Silau * dan mengancam Shirbenia.


Meskipun Shirbenia tersentak sejenak, kali ini dia tidak menembak sihirnya.


[Jangan pernah berbohong lagi, kau tahu. Aku tidak akan pernah memaafkan seseorang seperti itu] - yankee


[... ...]


Sementara Shirbenia masih menghadapinya, dia tidak menjawab apapun.


Ira yang takut jika terus seperti ini maka mungkin itu akan menjadi perselisihan. Dalam kepanikan, Dia memotong percakapan.


[Kami menghargai, Renzou -sama] -Ira


Yankee hanya mendecakkan lidahnya.


Pada saat yang sama ketika Ira berdiri.


Megane* yang diam sepanjang waktu, mengangkat tangannya.
(TN: Pria kacamata)

[Aku, aku juga] - Megane


Sejujurnya, itu tidak terduga.


Untuk berpikir bahwa dia akan mengangkat tangannya.


[Aku sudah tahu, hal semacam ini ... ... Jika kami tidak mendapatkan kekuatan di tangan kami di tempat ini, pasti kami akan segera mati ... ...] -MEGANE ~


Mungkin itu seperti itu.


Isagi merasa, bahwa jauh di dalam mata Megane itu, ada keinginan menyala yang berdiam di dalamnya.


[Lagi pula, a, a, aku juga, aku akan melakukannya juga! Aku akan lakukan !]


Atau mungkin dia, merindukan dunia yang dikhawatirkan Ira belum lama ini.


Mampu melecehkan gadis mana pun tanpa memberikan hukuman apa pun, dunia di mana ia bisa hidup sesuai keinginannya.


Kisah Raja Iblis tentang diri sendiri.


Benar.


Jika mereka mampu menjadi penguasa absolut, manusia tidak akan bisa goyah.


Jika mereka mampu mengzalimi orang yang lemah, manusia akan menginginkannya.


Ini dunia lain.


Pilihan yang Megane pilih, Isagi tidak bisa mengkritiknya.


Yankee sudah menetapkan hatinya, dan juga Megane.


Kemudian.


Shou bertanya ke sini, dengan tampilan yang sepertinya mempertanyakan ekspresi Isagi.


[... Isa-kun, kau tidak pergi?] -Shou


[Untuk ku.]


Isagi menggelengkan kepalanya.


Isagi sudah berada dalam "kepemilikan salah satu teknik terlarang"


Hanya itu saja sudah memberinya beban besar baginya.


Pasti mustahil baginya untuk mendapatkan lebih dari ini.


Mungkin tubuhnya akan mampu menahannya.


Namun, itu kemungkinan besar akan merusak pikirannya.


Dia tidak bisa melakukannya.


[Apakah begitu]


Kemudian.


Shou melewati sisi Isagi.


[Tidak mungkin, kam
u juga]


Shou tersenyum pahit. Seakan malu sendiri.


[... ... ... tidak juga, itu tidak seperti aku ingin menemani bersama dengan siapa yang kau kenal. Meski begitu, di dunia ini tampaknya kau tidak dapat melakukan apa pun jika kau tidak memiliki kekuatan apa pun]


Itu benar.


Itu hanya kebenaran.


Bahkan jika Isagi ada di tempat ini, dan tidak memiliki kekuatan apa pun, dia akan mengandalkan sihir terlarang.


Dia akan bergantung padanya.


Namun.


Kenapa dia merasa sedih.


Isagi menjadi satu-satunya yang tersisa di kursinya, Ira dan yang lainnya keluar dari ruangan.


[... Jika kau berubah pikiran, beri tahu aku segera] Demikian kata Ira.


Isagi diam-diam menggelengkan kepalanya.


Dia mengerti.


Jika Isagi mengalahkan Raja Iblis, maka dunia akan datang menjadi damai adalah apa yang dia yakini.


Untuk itu dia hanya merindukan kekuasaan, dan berulang kali melakukan perbuatan heroik.


Dia dengan baik sekali mengalahkan raja iblis, dan dunia seharusnya diselamatkan.


Akhir dari hal-hal itu.


Apakah ini resolusi menyedihkan dari Dyutyu, Shirbenia dan Ira?


Jika ini, adalah dunia yang diselamatkan Isagi saat itu.


Itu tidak akan menjadi kesedihan ini.


[... ... Aku akan membersihkannya] -? ? ?


Dia masuk ke lamunan untuk sementara waktu.


Di dalam ruang makan, tidak ada seorang pun kecuali satu pembantu yang tersisa.


Gadis itu mengulurkan tangannya dari sisi Isagi, dan meraih piring itu.


[Un] -isagi


Isagi bergumam
Itu di momen berikutnya.


Gadis itu * sli ~ p * dan dengan demikian menjatuhkan piring ke lantai.


Itu membuat suara porselen yang hancur, dan dia kembali ke akal sehatnya.


[Ah, umm, apa kamu baik-baik saja?]


Dia bertemu dengan mata perempuan itu.


Seorang gadis muda dengan rambut hijau yang dibundel bersama dan telinga panjang.


Itu elf.


Gadis itu menatap Isagi.


Mata itu terbuka lebar karena terkejut.


Dalam mata jernih yang terlihat seperti permata, ekspresi Isagi tercermin di dalamnya.


…. ... mungkin, gadis ini.


Dia kaget.


Di ujung mata itu sedikit demi sedikit air mata mulai keluar.


Dia menekan tangannya ke bibirnya, dan mengangkat suara serak yang serak.


[Si pemberani, Isagi onii-chan ... ...? ]


Permata ajaib agung: Itu bisa membuat Shirbenia bersikeras.
Teknik Terlarang: Empat jenis teknik yang dilarang. Salah satunya adalah 『Seal skill』
Yankee, Eyeglasses, Shou: Bertekad untuk menerima teknik terlarang.
Elf girl:? ? ?


                         «« Semua Chapter »»
======================================
BANTU SHARE YA DAN LIKE FP FACEBOOK KAMI UNTUK INFO UPDATE

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Yuusha Isagi no Maou Hanashi - Chapter 8 Bahasa Indonesia"

Post a Comment

Update Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Selesai baca? Jangan lupa komen cuk!
Sekiranya ada yang mau donasi, silahkan via pulsa aja 085697306987