Maou Gakuin no Futekigousha Chapter 13 Bahasa Indonesia

Mode gelap
Chapter 13 - Penyihir Kehancuran

Ketika aku kembali ke tempat dudukku, Emilia berkata

"Calon pemimpin tim berdiri."

Semua siswa yang sebelumnya mengangkat tangan berdiri.

5 orang termasuk aku. Sekilas tidak ada satu pun dari mereka yang menarik perhatian ku, tetapi setelah diperiksa lagi, salah satu gadis itu menarik perhatian ku. Rambut Twintail pirang dengan mata biru.

Dia terlihat kuat dengan fitur yang baik dan perawakan yang baik. Dia sebenarnya mirip dengan Misha tetapi yang paling penting panjang gelombang sihir mereka mirip.

“Baiklah, sebelum kau mulai berkelompok, siswa yang mencalonkan diri sebagai pemimpin tim tolong perkenalkan dirimu. Kita akan mulai dengan ……… Sasha-san. ”

Rambut twintail yang sebelumnya ya. Dia tersenyum dengan ekspresi penuh tekad.

"Aku dari keluarga Necron dan keturunan langsung dari salah satu 7 kaisar iblis aslu Aivis Necron. Aku Sahsa Necron penyihir kehancuran. Senang berkenalan dengan kalian. ”

Dia memegang ujung roknya dan membungkuk dengan elegan.

Meskipun Misha tampaknya linglung mendengarkan Sasha, matanya terkunci pada dirinya.

"Kapan dia mengatakan Necron?"

"…..Kakak perempuan……"

Jadi begitu. Kakak perempuan yang lebih tua dia tidak tahu apakah dia berhubungan baik atau tidak.

Sasha mengenakan pakaian hitam sehingga dia keturunan darah murni sementara Misha berbaju putih.

Itu berarti.

"Ibu yang berbeda?"

Ketika aku bertanya Misha menggelengkan kepalanya.

“……… Orang tua kami sama …… ..”

"Lalu bukankah kau keturunan darah murni juga Misha?"

"Ada alasan lain mengapa seseorang berseragam putih selain dari silsilah keluarga."

"Apa?"

Misha terdiam sesaat sebelum berbicara.

“……. Keluargaku yang memutuskan …… ..”

"Keluargamu?"

"Keluarga Necron."

Fumu. Keadaan apa yang kau miliki sehingga memperlakukan hanya satu putri mu sebagai bangsawan?

Silsilah keluarga adalah hal yang sangat penting di era ini. Ini aneh.

Ini menggangguku sekarang.

"Arnos-kun. Sekarang giliran mu. "

Saat berbicara dengan Misha, yang lain sudah melakukan perkenalan mereka dan sekarang giliranku.

Apa pun itu, kurasa aku akan mendengarnya nanti.

Pertama, mari kenalkan diri ku. Aku berbalik ke arah siswa dan mengenalkan diri dengan cara yang bermartabat

"Aku Raja Iblis Tyranny, Arnos Voldigod. Aku akan memberi tahu mu sekarang bahwa nama raja iblis yang kau percaya selama ini salah. Nama aslinya adalah Arnos Voldigod. Tidak ada di antara kalian yang akan percaya padaku. Tapi aku tidak akan menyalahkanmu. Suatu saat, kau akan mengerti. Senang bertemu denganmu."

Kelas terdiam saat pengenalan diri mu. Liorg mengatakan kepada ku bahwa menyebut diri ku sendiri, sebagai Sang pendiri itu tidak sopan. Sekarang aku sudah memberi tahu mereka bahwa nama iblis yang selama ini mereka percaya juga salah.

Tidak ada yang menatap langsung ke arah ku tetapi mereka terus melirik dan berbisik tentang "apa yang dikatakan orang yang tidak kompeten ini."

Bahkan Emilia yang dalam ingin memberitahuku untuk mengabaikannya dan terus berbicara. Apakah itu karena apa yang ku lakukan beberapa waktu lalu?

“Oke, perkenalan dirimu sudah berakhir. Semua siswa yang tidak mencalonkan diri silakan pergi berkelompok dengan ketua tim yang kau sukai. Kau tidak mengenal satu sama lain namun seharusnya tidak keberatan dengan itu. Tidak ada batasan jumlah untuk tim jadi jangan khawatir terlalu banyak anggota. "

Para siswa berdiri dan pergi ke orang yang mereka sukai.

"Kau bisa untuk mengubah tim kapan saja, namun, tergantung pada pemimpin tim untuk menerima anggota baru atau tidak. Juga, jika seorang pemimpin tim kehilangan semua anggota mereka, mereka akan kehilangan posisi mereka. "

Sepertinya ada mekanisme lain untuk menguji kemampuan mereka yang akan memimpin.

“Hei, oi. Kau akan pergi ke siapa?"

"Sudah pasti Sasha-sama."

"Sepertinya begitu. Penyihir kehancuran. Satu lagi harapan dalam generasi kekacauan. Beberapa orang mengatakan bahwa dia adalah reinkarnasi sang pendiri. "

"Ya, aku juga pernah mendengarnya. Pemilik kekuatan sihir yang besar dan sihir yang kuat. "

Fumu. Gadis itu Sasha juga salah satu dari generasi kekacauan?

Terserah. Pendirinya adalah aku meskipun dia tampaknya memiliki banyak kekuatan sihir seperti yang dikabarkan.

Atas bukti itu, sebagian besar siswa pergi ke Sasha.

Misha yang duduk di sebelahku berdiri. Untuk sesaat dia menatap Sasha kemudian menatapku dengan ekspresi datar seperti biasanya.

"Jika kau ingin pergi ke kakak perempuanmu, kau bisa pergi."

* Furufuru * Misha menggelengkan kepalanya.

“……… Tim Arnos baik …….”

"Benarkah?"

“…… ..Nn ……”

"Aku selamat."

Misha terlihat sedikit malu dan berkata

“…… Karena kita teman ……”

"Betul."

Sepertinya Misha menjafi satu-satunya anggota ku meskipun kami masih memenuhi syarat sebagai tim. (TN: Syaratnya kualitas bukan kuatintas)

Apa yang terjadi pada yang lain? Aku bisa saja menggunakan sihir untuk mengumpulkan dan memaksa lebih banyak anggota tetapi di mana kesenangannya?

Sambil berpikir begitu, seorang gadis pirang mendorong melalui kerumunan.

Itu Sasha.

Keterangan foto tidak tersedia.

“Arnos Voldigod kan? Senang bertemu mu. "(TN : Dia menggunakan Gokigenyou untuk menyapa Arnos (yang biasanya dalam anime dan manga) biasanya terdengar dari wanita kaya dan istimewa di sekolahan.)


"Aah."

Dia menatap Misha sejenak.

"Kau sepertinya hanya memiliki satu anggota dan dia adalah boneka-san yang rusak."

Fumu. Tiba-tiba mengajak berkelahi dengan Aku-sama ini. Sepertinya wanita ini sedikit miring. (TN: Dia menggunakan Ore-sama)

"Ketika kau mengatakan boneka yang rusak, apakah maksudmu itu Misha?"

"Apakah ada orang lain di tim mu?"

* Fufu * Sasha memandang rendah ku sambil tertawa.

"Kau tidak tahu? Anak itu bukan iblis tapi dia juga bukan manusia. Seperti yang ku katakan sebelumnya, dia adalah boneka-san yang rusak. Gak punya kehidupan, gak punya jiwa, gak punya keinginan. Dia hanyalah boneka sampah yang berfungsi karena sihir. ”

Boneka sihir?

Dia mengatakan orang tua mereka sama. Apakah dia diciptakan menggunakan darah mereka?

Yah, terserahlah. Ada banyak cara untuk menciptakan boneka sihir. Bahkan ada cara membuat boneka sihir dari iblis yang sebenarnya melahirkannya.

Jika kau mampu, boneka itu akan benar-benar hidup.

"Bagaimana dengan itu?"

"…….Maksud mu apa?….."

“Jika kau berpikir bahwa boneka sihir tidak memiliki kehidupan atau jiwa maka pemahamanmu tentang sihir sangat dangkal. Konsentrasikan mata iblis mu dan lihatlah. ”

Ekspresi terkejut dengan cepat terlintas di wajahnya sebelum dia tertawa tanpa rasa takut.

"Aku akan memberimu beberapa saran. Jika kau bersama dengan boneka-san terkutuk itu, sesuatu yang buruk akan terjadi. Nee, kau mengerti itu kan? ”

Aku langsung tertawa.

"Kukuku, kuhahahaha. Apa ... itu ... apakah itu ancaman? Untuk ku ini? "

Sasha mulai menatapku.

"Tidak. Kau. Kau ingin mati?"

Formasi sihir muncul di mata biru Sasha.

Para siswa yang melihatnya mulai panik.

“Oi, ini buruk. Orang itu bertatapan dengan mata Sasha-sama. ”

"……Maksud mu apa?"

"Kau tidak tahu? Mata iblis Sasha-sama spesial. <Mata Iblis Kehancuran>. Jika dia menggunakannya maka segala sesuatu yang berada di bidang penglihatannya akan hancur jika dia ingin. kau pasti hancur. Itu sebabnya Sasha-sama disebut penyihir kehancuran. "(4)

Begitukah. Apakah ini sesuatu yang istimewa? Baik Misha maupun Sasha.

Tampaknya keluarga Necron memiliki karakteristik sihir yang berspesialisasi dalam mata iblis.

Bagaimanapun, itu tidak akan berguna melawanku.

"…..Tidak mungkin……"

"Apa yang salah? Apakah kau bosan dengan permainan menatap ini? "

Aku balas menatap Sasha. Mata ku penuh dengan formasi sihir dan mantra muncul di dalamnya.

"Matamu ... tidak mungkin ... kau ... .."

"Ada apa? Apakah kau pikir kau bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa ku lakukan? Biarkan aku memberi mu beberapa petunjuk tentang cara menggunakan <Mata iblis kehancuran>. "

Aku mengatakan beberapa kalimat bagus tapi teknik sihir Sasha masih belum matang. Aku akan mengajarinya sesuatu untuk referensi di masa mendatang.

"Biarkan aku menunjukkan kepada mu <Mata iblis kehancuran>"

"……..Ah ah……."

Tidak ada seorang pun di kelas yang hancur, Sasha juga baik-baik saja. Apa yang ku hancurkan dengan mata iblis ku adalah pikirannya yang kurang ajar.

"Aku tidak bisa mempercayainya ... orang itu saling bertatapan dengan Sasha-sama dan dia baik-baik saja."

"…..AKU. Bertahun-tahun yang lalu aku saling bertatapan mata dengan Sasha-sama karena suatu kesalahan sementara dia menggunakan Mata iblis. Aku koma selama setahun ……… .. ”

"Dia berseragam putih plus dia orang yang tidak cakap, namun, dia memiliki pengetahuan yang luar biasa tentang sihir dan kemampuan anti-sihir yang luar biasa."

Fumu. Ruang kelas ini menjadi berisik.

"…..Faktanya. Ada perintah untuk membungkam apa yang terjadi di arena sehingga cerita itu tidak akan menyebar tetapi aku menyaksikan orang itu mengikuti ujian masuk. Arnos menggunakan mantra kematian instan pada Liorg-sama. ”

"Eeeeeh !? Terhadap kaisar iblis yang hebat itu ........ kematian instan !? ”

"Sebelum itu, dia membunuh Zepes dengan mudah."

"Membunuh? Serius? Dia membunuh Zepes !? ”

"Aah, dan setelah itu, dia menghidupkannya kembali."

"Dihidupkan kembali !?"

"Dan membunuhnya lagi."

"Membunuhnya lagi ………."

“Zepes kemudian diubah menjadi zombie dan diperintahkan untuk membunuh Liorg-sama. dan dia mengubah Liorg-sama menjadi gosong. "

"Ha ... hal semacam itu."

"... Eh? Aku yakin aku melihat Liorg-sama setelah ujian masuk. "

"Ya, dia menghidupkan kembali mereka berdua sesudahnya."

"Apa yang sedang terjadi? Aku tidak paham ……. "

Terserah. Ini sudah cukup untuk saat ini.

“Berapa lama kau akan tetap pikun? Hanya lapisan luar pikiran mu yang ku hancurkan. Inti dari pikiran mu masih teguh. "

Aku dengan lembut menyentuh kepala Sasha dan membangunkan pikirannya.

Tiba-tiba matanya bergerak dan menatap mataku.

"…..Kau. Kau siapa?……."

"Bukankah aku sudah memperkenalkan diriku?"

Aku tertawa dengan berani dan dia menatapku dengan kesal.

“Ngomong-ngomong, Sasha, kau memiliki kekuatan sihir yang cukup bagus. Apa kau tidak akan bergabung dengan tim ku? "

Apakah itu hal yang tidak terduga?

Matanya terbuka lebar dan sepertinya dia kehilangan kata-kata.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Maou Gakuin no Futekigousha Chapter 13 Bahasa Indonesia"

Post a Comment

Update Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Selesai baca? Jangan lupa komen cuk!
Sekiranya ada yang mau donasi, silahkan via pulsa aja 085697306987