Yuusha Isagi no Maou Hanashi Vol 2 Chapter 5 Bahasa Indonesia

Mode gelap


Volume 2 Chapter 5 - Bidang yang diambil Yotogi



Pada akhirnya, ini adalah rencana untuk menunjukkan hal-hal baik dari Yoshinobu, dan karenanya diputuskan untuk menyerahkannya pada kemampuan Rimino dalam mendekatinya.

Dan, itu adalah disela waktu membersihkan koridor kastil Raja Iblis.

[Hei, hei Lolishia-chan. Bisakah aku berbicara dengan mu?]

[?]

Dengan kain debu di satu tangan, Rimino mendekat dengan gembira.

Gadis itu memiringkan kepalanya ke samping tanpa ekspresi.

[Ini tentang Yoshinobu-sama. Apakah kamu mengenalnya? Yoshinobu-sama]

Gadis itu * mm * * mm * mengangguk.

Saat Rimino menggosok tangannya.

[Hmm, orang itu benar benar baik ya ~]

[.....?]

[Lebih jauh lagi dia benar-benar berani, dan rutinitas hariannya adalah melindungi gadis kecil, suatu hari dia melakukan sejuta hal baik, itu adalah kebijakan Yoshinobu-sama atau lebih tepatnya ... A, bagaimanapun dia adalah orang yang benar-benar baik, umm.
Ketika Lolishia-chan punya waktu, tidak apa-apa bagimu untuk memperlakukannya dengan baik juga, kau tahu - -?]

[...? ? ]

Rimino yang berbicara dengan senyum.

Lolishia selalu membuat wajah yang menatap heran.

Di sisi lain, kelompok pria.

[.... Hei, Yoshinobu. apa pendapatmu tentang itu ]

[Aah, lolishia-tan lolishia-tan yang lucu ......]

Dia tidak mendengarnya.

Mengasingkan diri dari mereka, Isagi dan Yoshinobu mengawasi situasi dua gadis itu.

Atau lebih tepatnya, sudah sejauh ini setelah kami meminta bantuan dari Rimino, tetapi semuanya bohong.

Apa maksudnya setiap hari dia melakukan sejuta hal yang baik. (TL - biasanya itu suatu hari satu hal yang baik)

[Yoshinobu, apakah Kau benar-benar baik-baik saja dengan itu]

[Kenapa kau tiba-tiba berbicara denganku? .... Bukan itu, eh, bukankah benar-benar tidak ada masalah kan?]

[Tidak tapi]

[Ha-ha-- senpai benar-benar kaku ya! hal yang penting untuk saat ini, adalah membuatnya memalingkan mukanya kepadaku ..... Bukankah begitu !?]

[Tapi - .....]

Isagi akhirnya tertahan oleh jawabannya.

Meskipun dia merasa bahwa ini entah bagaimana berbeda, tetapi dia tidak dapat mengungkapkannya dalam kata-kata.

Seperti yang diharapkan, lebih baik menanyakannya pada Shuu.

Dan kemudian ketika dia berpikir, tidak ada hasil yang terlihat.

Sudah jelas.

[Kenapa tidak bagus -. Seperti yang diharapkan karena itu bohong?] - Rimino

[Tidak, kurasa itu bukan masalah di sini] - Isagi

Di halaman.

Seperti biasa sambil melihat ketiga kandidat Raha iblis yang rajin berlatih dengan Ira, Isagi dan Rimino duduk berdampingan di bangku.

Suara dentang dentang pedang kayu yang saling bentrok terdengar.

[Seperti yang diharapkan, mungkin lebih baik memintanya melakukan "yotogi" bahkan dengan paksa eh]

[Tapi jika seperti itu maka Yoshinobu tidak akan merasa senang tentang hal itu dengan benar. Dia orang yang egois]

[Tapi, bagaimanapun juga, manusia adalah tipe yang berpikir dengan bagian bawahnya kan? Maka bukankah tidak apa-apa untuk membuatnya cinta nanti?}

[..... Kau, benar-benar mengatakan itu padaku?]

[ehehehe, jangan khawatir.
Rimino mengerti bahwa Onii-chan memiliki cinta untuknya]

Rimino yang membuat senyum malu-malu.

Dia menusuk bibirnya yang licin.

Sepertinya entah bagaimana itu bukan tindakannya untuk menggoda dia, itu hanya kebiasaannya.

Itu sesuatu yang disebut keinginan bibir.

Dia telah mendengar bahwa itu adalah sesuatu yang seorang wanita ingin bertindak sombong atau merasa kesepian.

Rimino itu, memalingkan ekspresinya kembali ke ekspresi serius.

[Tapi lebih dari itu, Lolishia-chan, dia selalu sendirian lho] - Rimino

[Hmm]

[Bahkan sebagai kekasih, jika dia mendapat dukungan dari kandidat Raja Iblis-sama, Rimino berpikir bahwa dia akan lebih bahagia seperti itu. Meski bukan itu yang bisa dikatakan Rimino, tapi Rimino ingin Lolishia menjadi bahagia .....]

Pikiran tentang Rimino itu pastilah akal sehat orang-orang di dunia ini.
Sesuatu seperti cinta, itu hal yang mewah.

Sebaliknya, itu hanya emosi yang tidak perlu yang membawa banyak bencana.

Sesuatu seperti pernikahan politik antara keluarga bangsawan, itu adalah contoh sempurna untuk itu.

Di Albarisus ini, ada masyarakat kotor berlumpur yang sama sekali tidak terbayang oleh Isagi yang berasal dari Jepang modern.

Dibandingkan dengan itu lalu bagaimana dengan ini.

Falsafah cinta Yoshinobu, bukankah itu sesuatu yang mungkin sangat lembut.

Seharusnya dia tidak akan pernah menyakiti Lolishia.

Rasanya seperti itu adalah segalanya sehingga bahkan bagi Lolishia adalah kebahagiaan.

Kupikir dia hanya lolicon.

Komandan di era sengoku, ada juga yang mengambil seorang gadis berusia 12 tahun sebagai istrinya ketika dia berusia 20-an.

Jika dibandingkan dengan itu,  Yoshinobu yang berumur 17 tahun memiliki seorang istri berusia 10 tahun, juga bukan sesuatu yang dianggap aneh.

Yoshinobu hanyalah seorang Lolicon.

Yang pasti dia bukan seseorang yang memiliki artian cabul.

Mungkin.

...... Isagi tidak perlu terlalu percaya diri dalam hal ini.

[Dengan kata lain, semuanya ini terserah pada Yoshinobu sendiri, kan]

Jika dia mampu memanggil keberaniannya maka semuanya akan terpecahkan.

Sebagai perkecualian, mereka harus dengan paksa menjadikannya sebagai perhatiannya, eh. Atau mungkin yang lainnya. Hanya perlu acara yang bisa membuat kasih sayang Lolishia tiba-tiba naik.

[Oi, kau]

Saat itu.

Ada bayangan yang lewat ke Isagi yang sedang berpikir.

Ketika dia menengok, ada Ira yang meletakkan tangannya di pinggulnya.

Oppai yang menonjol di baju yang basah karena keringat bisa dilihat.

Meskipun orang yang merasakan hal itu, pada akhirnya hanyalah keinginan pribadi Isagi.

[Lu, apa yang lu lakuin pada kandidat Raja Iblis-sama] - (dia menggunakan "Kisama" yang merupakan cara kasar untuk memanggil seseorang)

Tatapan dingin Ira.

Jadi akhirnya, dia akhirnya melihat Isagi dengan mata seperti itu.

[Apa yang terjadi? Apa yang kau bicarakan, aku bertanya-tanya.]

[Jangan bodoh]

Ira meraih kerah Isagi.

Di punggungnya, ada pemandangan tiga orang yang lelah dan jatuh di tanah.

Ini juga merupakan adegan yang ia gunakan juga.

[.... Bahkan Shuu-sama, dan Yoshinobu-sama juga, gerakan mereka dengan lebih baik menjadi lebih baik. Ketika aku bertanya kepada mereka, mereka mengatakan bahwa mereka berdua mendapat saran dari mu. Apa artinya ini. Apa yang kau sembunyikan]

Jadi seperti itu.

Sepertinya dia sudah membahas hal itu.

Tidak perlu keberatan dengan ini.

[Aku baru saja mengatakan sesuatu yang aku sadari setelah melihat mereka baik-baik saja]

[Apa yang kau katakan....]

Dia kembali menatap matanya dari jarak dekat.

[Jika Ira bertarung di darat, sepertinya kau tidak cukup terbiasa ketika mengambil jarak dengan langkah yang benar. Kau juga ada celah di pertahanan. jika itu adalah satu pukulan ko pertempuran mungkin tidak apa-apa, tapi ku pikir lebih baik merangkai serangan skala kecil sedikit saat berlatih]

[Kauuu....]

Pada saat Ira menurunkan kekuatannya, Rimino datang untuk melerainya.

[Tu, tunggu! Jangan lakukan kekerasan pada Onii-chan!]

Hmph, demikian Ira mendengus.

[..... Putri Rimino eh. Aku tidak tahu kapan dia bisa memenangkan mu, tetapi, tidak ada gunanya jika kamu tetap bersama dengan pria itu, kamu tahu]

[Ah, kamu tahu, Onii-chan benar-benar hebat lho, Onii-chan ....!]

Ini buruk.

Isagi sekali lagi datang di antara keduanya.

[Sepertinya, entah bagaimana aku memiliki kekuatan seperti ini, lho, Ira]

[.... Apa yang kau katakan?]

[Ketika aku melihatnya maka entah bagaimana aku bisa memahaminya.
Apa yang buruk tentang seseorang, aku bisa memperhatikannya, kau tahu."

"Apakah mungkin ada kekuatan semacam itu di dunia ini?]

Tentu saja itu hanyalah asal ngomong.

Namun, itu juga bercampur dengan hal yang benar.

Ira mundur.

[.... itu pasti, ada. itu kekuatan yang disebut sebagai 《Mata Pemeriksa》.
Meskipun ini adalah kisah dari zaman pahlawan, aku telah mendengarnya. Kau mengatakan bahwa jadi adalah pemilik kekuatan itu?]

[Aku tidak benar-benar mengerti pikiranku sendiri]

Tatapan tajam menembus isagi.

Tujuan utamanya adalah bertempur dengan umat manusia.

Itu sebabnya, meskipun itu sejauh menggunakan formasi pemanggilan untuk memanggil mereka.

Untuk Isagi yang tidak bisa menjadi kekuatan tempur, tampaknya Ira memiliki kebencian.

Sepertinya dia memanjakan dirinya dalam pikirannya.

Pada saat ini, meskipun sepertinya tidak ada cara untuk tiba-tiba mengubah sikapnya, tetapi meskipun begitu dia menyetujuinya.

[ .... aku mengerti. mulai sekarang katakan ketika kau menyadari sesuatu. Aku akan menganggapnya sebagai referensi]

[Oke ~ y, Ira]

[Aku minta maaf karena menggunakan kekerasan]

Sambil mengalihkan pandangannya, dia sedikit menundukkan kepalanya.

Menggunakan semua yang bisa digunakan. Mungkin itulah yang ada dalam pikiran Ira.

Itu sebabnya dia tidak keberatan menggunakan teknik pemanggilan dan juga teknik penyegelan.

Sekarang sudah sejauh ini bagaimana dengan satu lagi pria yang mencurigakan muncul, kan.

Pada saat dia pergi, dia bergumam.

[....... Kandidat Raja Iblis eh. Setiap dari mereka, penuh dengan monster (bakemono) eh Tapi, mungkin kita bisa menang dengan ini]

Jauh di dalam mata yang serius itu, ada warna sukacita.

Isagi menghela nafas.

Ada baiknya dia menyiapkan alasan sebelumnya.

Tentu saja, hal itu disebut《Mata Pemeriksa》, Isagi bukanlah pemiliknya.

Satu-satunya hal yang dia miliki hanyalah pengalaman bertarung yang melimpah, dan kemudian mata seorang pendekar pedang yang patut dipercaya.

Sebaliknya, hanya hal-hal itu sudah cukup, bisa juga dikatakan seperti itu.
Dengan ini tidak hanya kandidat Raja Iblis, dia juga bisa menaikkan level Ira.

Namun, tampaknya akhirnya merusak suasana hati Rimino yang berdiri di sisinya.

Dia mengejek dengan suara rendah.

[......... Onii-chan, mengapa Onii-chan berperilaku sopan sejauh itu?]

[Tentang apa?]

[Lagipula Onii-chan, bagaimanapun juga adalah orang yang benar-benar hebat ..........]

[Aku tidak terlalu hebat lho. Hanya saja, aku sedikit lebih baik dalam pembunuhan daripada orang biasa, oke]

Untuk Rimino yang mengatakan itu terdengar kesal tentang itu, Isagi dengan mudah mengatakan itu padanya.

Bukannya aku sesuatu yang bisa dibuat oleh manusia atau apa pun, atau itulah yang ia pikirkan.

Itu benar-benar hal yang dipikirkan Isagi.

Ini adalah hasil dari melihat dirinya sendiri dalam sudut pandang objektif.

Dalam tiga tahun ini.

Ras manusia yang dikhianati dan ras goblin juga ras iblis pada saat yang sama di sisi lain ras elf dan kurcaci juga, dia sudah membunuh banyak dari mereka.

Mengumpulkan banyak mayat, dan dengan demikian ia berhasil mengalahkan Raja Iblis.

Isagi tidak memiliki dendam kepada ras manusia atau ras iblis.

Namun, jika itu demi memenuhi tujuannya, maka dia tidak akan memberikan belas kasihan terhadap segala sesuatu yang menghalanginya.

Padahal hasil dari hal itu, adalah semua yang terjadi sekarang.

Rimino mengangkat matanya.

[Cara berbicara itu!]

Pada wajah yang mengancam itu, Isagi tanpa sadar menelan nafas.

Namun setelah itu dengan segera gadis itu menurunkan suaranya.

[........... Hanya cara bicara seperti itu, yang tidak bisa kau ketahui tentang Onii-chan.
Rimino diselamatkan oleh Onii-chan, dan selalu sangat senang karenanya.
Kekuatan Onii-chan, adalah kekuatan yang mampu melindungi siapa pun yang kau kenal.]

Telapak tangan mereka saling menyentuh satu sama lain.

Jari-jari mereka terjalin satu sama lain.

Jadi Isagi menyadari bahwa dia akhirnya mengatakan sesuatu yang bodoh.

[..... Itu benar ya.
Maaf, Rimino]

[Onii-chan ~ mmm, tidak apa-apa]

Setelah dia tersenyum manis, dia memeluknya.

Namun, pada tingkat ini dosa-dosa yang dilakukan Isagi tidak akan hilang.

Namun hanya perasaan Rimino, dia benar-benar senang.

[Namun, jika Onii-chan semakin disukai oleh orang lain lebih dari ini,
maka bagian Rimino dari Onii-chan akan menghilang eh ~ .....]

[Eh, apa yang kau bicarakan?]

Rimino yang berpisah dari Isagi, tiba-tiba meletakkan tangannya di dagunya dan mulai bermasalah.

Jika berjalan buruk, tampaknya itu adalah wajah yang lebih serius daripada beberapa waktu lalu.

[Uuh uuh, apa yang akan terjadi jika Ira-san mulai membidik Onii-chan ....
ah, tapi mungkin tidak apa-apa kalau dengan itu Onii-chan bisa membuat harem .....?]

[Harem kau bilang]

[Yap, dengan itu maka semua orang akan menjadi bahagia ....
Jika menjadi seperti itu seperti itu, Rimino sekali lagi akan pergi ke Yotogi, dan kemudian menyerahkan perasaan Onii-chan lagi setelah semua ....]

[Meskipun aku belum pernah melakukannya bahkan setelah kamu tahu]

Rimino yang datang ke sini dengan * zap * karena gadis yang menyetujuinya dengan sangat cepat, dia diusir dari kursi.

[Tidak apa-apa melakukannya juga!?]

[itu tidak benar]

[Uuu ~~~~ h!]

Rimino menempel dan menempelkan seluruh tubuhnya padanya.

Seperti biasa, kepala kecil wanita itu mendorong ke dadanya.

Apakah dia mungkin bertujuan untuk ini bukan, atau dia khawatir tanpa henti.

Perasaan rambutnya yang sutra benar-benar, geli.

Entah bagaimana, dia bisa merasakan bahwa dari jauh Yoshinobu memancarkan aura negatif.

Apakah dia mungkin akhirnya bisa membangkitkan semangat juangnya.

[Ah, benar juga!]

Pada saat dia ingin mendorong Rimino menjauh, dia mengangkat wajahnya.

[Itu benar, itu adalah rencana ketika kita akan tertangkap kemudian ditukar!
Untuk Lolishia-chan, hal yang baik datang ke pikiran Rimino]

[Eh?]

Isagi tidak bisa membaca niatnya yang tiba-tiba mengumumkannya.

Dan akhirnya mengangkat suara seperti histeris.

Setelah itu, ketika mereka berbicara bersama, Rimino dan Yoshinobu mulai saling setuju.

Keduanya membuat rencana tertentu.

Namanya『Rencana besar sekutu keadilan』.

Dan kemudian orang jahat itu ---- karena suatu alasan, isagi yang diseret ke dalam ini.


◆◆


Malam itu.

[Umm ...... permisi, aku .......]

Memberikan sedikit ketukan di pintu, memasuki ruangan dengan gugup ada seorang gadis sendirian.

itu adalah Lolishia.

apakah mungkin karena dia bangun yang tertata dengan baik, rasanya dia lebih manis daripada terakhir kali dilihat.

dia memakai lingerine yang tampaknya mudah lepas.

Kain tipis itu, bahkan tidak menyembunyikan garis tubuhnya yang belum dewasa dan membuatnya menonjol.

Tonjolan di oppainya, juga garis pinggang yang masih belum berkembang di tubuh kekanak-kanakan itu menarik perhatian seseorang.

(Ini tidak mungkin .... )

Isagi bergumam dalam hatinya.

Mengatakannya terus terang, dia tidak bisa menganggapnya sebagai target dari hasrat seksual.

Namun.

[Hari ini, orang yang akan membantu Isagi-sama, bernama Lolishia .....
Mohon bantuannya ....]

Gadis kecil itu * kluk * menundukkan kepalanya.

Kepada sosok yang merangsang hasrat untuk memberi perlindungan, secara naluriah memberikan detak jantung.

Penampilan yang meyakinkan dirinya sendiri bahwa ini adalah tugasnya, sangat menyedihkan.

Itu membuatnya ingin memeluk gadis yang gemetaran karena cemas, dan menepuk punggungnya.

Itu bukan cinta seksual, atau itu yang dia pikirkan.

[Yap, aku Isagi, salam hangat juga]

[Kau, ya .....]

Meskipun itu di dalam kamar Isagi, Yoshinobu tidak ada di sana.

Rasanya, Rimino sudah memenangkan hatinya dalam berbagai hal.

Namun, memiliki itu sekarang sudah terlambat.

Di samping Isagi yang duduk di tempat tidur, Lolishia perlahan datang.

Dia membuat ekspresi yang sepertinya harus merenungkan sesuatu.

Dia merasa buruk untuk itu, jadi tanpa dia sadari, dia mulai berbicara dengannya.

[Uum, apa kau belajar berbagai hal dari Rimino?]

[Yap]

[..... Apakah kau tidak takut?]

[.....]

Gadis itu berlutut di samping Isagi, dan dengan demikian mengarahkan matanya ke bawah.

Tubuh itu sedikit bergetar.

[Tidak apa-apa untuk mengatakan perasaan mu yang sebenarnya saat ini, kau tahu]

[.....]

[Lolishia-chan]

[.... umm, ini agak menakutkan.
Rimino-oneesama, juga mengatakan, bahwa pertama kalinya tampaknya benar-benar menyakitkan. ....]

Apa yang dia ajarkan di dunia
untuk gadis kecil ini.

[Namun .... jika aku bisa mengatasi ini.
.... Maka kebahagiaan sebagai seorang gadis akan menunggu, itu sebabnya aku harus bertahan, katanya ....
Itu sebabnya, umm, aku ....]

Tubuh Lolishia mendekat.

Tangan kecil itu mendekati celana panjang Isagi.

[Aku akan, berusaha sekuat tenaga ..... itu sebabnya ...
isagi-sama juga, tolong buat aku merasa senang juga ...]

(TN: Loli disini pada agresif)

Rimino .....

Isagi menjadi sangat bingung tentang hal itu.

(Apa yang dia ajarkan padanya ....!)

Atau mungkin, hal semacam ini mungkin sesuatu yang normal di dunia ini.

Apakah ini mungkin cara orang memperlakukan pelayannya  secara normal.

Isagi tidak begitu mengerti tentang itu.

Di tengah petualangannya ia tidak pernah mampir ke tempat seperti itu. (TN: Rumah bordil mungkin)

Dia sudah tidak mengerti apa itu.

Lolishia satu per satu membuka kancing baju Isagi.

Meskipun gerakannya masih canggung, sepertinya dia mengerti prosedurnya.

Apakah mungkin Rimino mengajarinya, atau kapan hari seperti itu akan datang, dia berlatih sendiri.

Gadis itu yang dengan ringan bersandar ke sisinya, sambil sedikit mengangkat salah satu kakinya, menggerakkan bibirnya tertutup di dekat telinga Isagi.

[Isa, sama ... Aku, umm, akan berusaha sekuat tenaga, itu sebabnya ....]

* menjilat *, Lidahnya merangkak melewati daun telinganya.

Itu membuat tubuh Isagi tersentak dengan kaget.

Tidak baik.

Ini benar-benar tidak baik.

(Oi .... Rimino, Yoshinobu, apakah ini belum waktunya .........!)

Sementara tubuhnya didorong oleh pelayan berusia 10 tahun.

Tubuh Isagi menjadi keras seperti gadis kecil.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Yuusha Isagi no Maou Hanashi Vol 2 Chapter 5 Bahasa Indonesia"

Post a Comment

Update Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Selesai baca? Jangan lupa komen cuk!
Sekiranya ada yang mau donasi, silahkan via pulsa aja 085697306987